Menyemai Asa di Gerbang Sastra: Jejak Prestasi SMPN 1 Mirit pada Semarak Bulan Bahasa MAN 3 Kebumen 2026

Menyemai Asa di Gerbang Sastra: Jejak Prestasi SMPN 1 Mirit pada Semarak Bulan Bahasa MAN 3 Kebumen 2026

“Dan di antara tanda-tanda kekuasaan-Nya ialah langit dan bumi, dan bahasa warna kulitmu. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda-tanda bagi orang-orang yang mengetahui.” (Q.S. Ar-Rum: 22).

Bahasa bukan sekadar alat komunikasi transaksional belaka; ia adalah wadah peradaban, cerminan jiwa bangsa, serta pancaran nurani yang merajut harmoni semesta. Nilai luhur inilah yang bersemi di MAN 3 Kebumen pada Rabu, 21 Oktober 2026, tatkala institusi tersebut menggelar kegiatan bertajuk Semarak Bulan Bahasa MAN 3 Kebumen BASWARA 1.0 2026 (Bersuara dalam bahasa, Berkarya untuk madrasah dan bangsa).

Acara akbar ini menjadi arena adu talenta intelektual dan estetika melalui empat cabang lomba bergengsi: lomba baca puisi, lomba membaca geguritan, lomba menyanyi solo, dan lomba English storytelling. Di bawah naungan langit Kebumen yang sarat inspirasi, gema sastra berpadu dengan gelora jiwa muda, merayakan indahnya literasi secara ilmiah, agamis, dan menyentuh sanubari.

Ikhtiar dan Doa yang Berbuah Manis

Di tengah keriuhan kompetisi yang mempertemukan talenta-talenta terbaik dari berbagai sekolah, kontingen SMPN 1 Mirit tampil memukau dengan mengirimkan dua srikandi terbaiknya di bawah komando Kepala Sekolah, Bapak Paryanta, S.Pd. Dukungan penuh juga mengalir dari wali kelas 9C, Ibu Aritri Mulyanti, S.Pd., yang senantiasa menanamkan ketekunan dan mental juara kepada anak didik mereka.

Adapun delegasi gemilang tersebut meliputi:

  1. Putri Nayla Azzahra (Kelas 9C) pada cabang lomba English storytelling, didampingi oleh guru pelatih Ibu Siti Mufidatun, S.Pd. dan Bapak Riswandi, S.Pd.

  2. Syifa Ariyanti (Kelas 9C) pada cabang lomba Membaca Geguritan, dibimbing dengan penuh kesabaran oleh Ibu Werdiyatun, S.Pd. dan Ibu Yeti Martianingrum, S.Pd dan Ibu Novaliana Ardani, S.Pd.

Menembus Batas: Syifa Ariyanti Mengukir Prestasi Membaca Geguritan

Secara ilmiah dan sosiologis, pelestarian sastra daerah seperti geguritan (puisi Jawa) adalah benteng pertahanan karakter bangsa di era disrupsi digital. Melalui olah rasa, olah karsa, dan olah suara, geguritan mengajarkan kearifan lokal (local wisdom) yang sarat nilai adiluhung.

Berdasarkan lembar resmi hasil perlombaan (C. Hasil Perlombaan), perjuangan kontingen SMPN 1 Mirit membuahkan hasil yang membanggakan dan layak disyukuri. Dalam cabang lomba Membaca Geguritan yang dinilai secara objektif oleh dewan juri (Juri 1: Poerwawidya, M.Pd., Juri 2: Dr. Hirlina Setyorini, M.Pd., dan Juri 3: Rosita Setyaningrup), Syifa Ariyanti dari SMPN 1 Mirit dengan nomor undi 10 sukses mengamankan posisi terhormat sebagai Juara Harapan 3 dengan perolehan jumlah nilai 253.

Prestasi ini membuktikan bahwa ketekunan berlatih di bawah bimbingan guru-guru hebat mampu mengantar siswa-siswi SMPN 1 Mirit bersaing di tingkat regional Kabupaten Kebumen.

Menyemai Asa, Menuai Cahaya

Keikutsertaan dalam Semarak Bulan Bahasa BASWARA 1.0 2026 ini bukan sekadar tentang piala dan urutan kejuaraan. Lebih dari itu, ajang ini adalah manifestasi dari proses pendidikan holistik—menghidupkan akal budi, mempertajam kepekaan estetika, dan mendekatkan diri kepada Sang Pencipta melalui kecintaan pada khazanah bahasa.

Semoga langkah gemilang Putri Nayla Azzahra, Syifa Ariyanti, serta seluruh civitas akademika SMPN 1 Mirit menjadi obor penyemangat bagi generasi muda lainnya untuk terus berkarya, menjaga integritas, dan menjunjung tinggi harkat martabat bangsa melalui gerbang ilmu pengetahuan dan sastra.


Comments

Popular posts from this blog

GEMURUH KASAVORA EVENT KE-22: Saat E-SPORT & SENI MENYATU DALAM GELORA PRESTASI

Simfoni Dies Natalis ke-48: Meniti Lorong Waktu, Menggugah Asa di Bumi Mirit

MENYALAKAN API SEMANGAT DAN SPORTIVITAS: Kegiatan Hari Pertama HUT KE-48 SMPN 1 MIRIT